Gufron menuturkan, setelah benar-benar mendapati bukti dia langsung memberi kode kepada jajarannya agar merangsek ke dalam sebuah bangunan yang tidak lagi terpakai, yang biasa digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut.
“Sayangnya sang pemilik langsung melarikan diri ke rawa-rawa gelap yang ada di lokasi, pada akhirnya kami hanya mendapati lima galon minuman keras jenis oplosan dan puluhan botol minuman keras dari berbagai merek,” tukasnya.
Atas hal tersebut, Gufron menegaskan, lokasi tersebut akan menjadi prioritas utama untuk terus diawasi oleh anggotanya yang berpakaian preman, guna memastikan tidak lagi ada peredaran miras di lokasi tersebut.
“Laporan dari masyarakat sekitar, minuman keras yang diedarkan tersebut sudah memakan korban. Kami tidak menginginkan hal itu kembali terulang, untuk itu kami akan melakukan serangkaian pengawasan di lokasi rawan tersebut,” tuturnya.